GTM "Cara Jitu Mengatasinya"

Perilaku Anak Admin
32

Ayah bunda pasti sedih saat anak ngga mau makan, Istilah GTM (Gerakan Tutup Mulut) sering dialami oleh sepasang orang tua yang memiliki anak kecil. Bagaimana cara mengatasi GTM? untuk dapat mengatasi GTM kita harus tahu terlebih dahulu apa penyebab GTM. GTM dapat terjadi karena 3 hal yaitu 1. Tekanan pada anak, 2. Anak sedang sakit, 3. Pengaruh eksternal.

1. Tekanan pada anak

Tekanan pada anak seperti menyuapi dengan paksaan, Asi bunda tidak lancar, kurangnya perhatian, dan frekuensi emosi ayah atau bunda yang dirasan anak dapat membuat anak melakukan GTM. Sehingga perlu sekali berhati-hati saat orang tua sedang emosi jangan sampai berteriak, atau meluapkan emosi dengan membanting benda atau melakkan gerakan tidak teratur. Hal ini dapat dirasakan anak dan dapat membuat anak tertekan.

 

2. Anak sedang sakit

Nafsu makan yang menurun dapat disebabkan oleh penyakit. kita harus memahami tanda-tanda seperti gangguan pencernaan, diare, batuk atau pilek, sariawan atau radang pada mulut/bibir, tumbuh gigi, demam, kulit bentol/ruam dan tanda-tanda fisik yang lainnya.

 

3. Pengaruh eksternal

Hal ini contohnya seperti menu makanan yang membuat bosan, susu formula yang tidak cocok (anak suka namun ada efek samping perut begah dan akan berdampak pada pencernaanya), banyak minum minuman mengandung gula, kaget dengan tekstur makanan yang terlalu tinggi dan juga jadwal makan yang tidak teratur.

 

Setelah mengetahui penyebab GTM barulah kita pahami cara mengatasi GTM. Berikut cara mengatasi GTM pada anak:

Analisis terlebih dahulu kira-kira anak GTM karena apa. Pelajari tanda-tanda sebelumnya, apabila kesulitan memahami penyebabnya maka:

Pertama dapat di lihat apakah ada tanda-tanda fisik kalau anak sedang sakit. Apabila didapati tanda-tanda fisik anak sedang sakit maka hal utama yang harus di atasi adalah menyembuhkan penyakitnya. Anak akan perlahan lahap kembali pola makannya apabila anak sudah berangsur sehat.

Kedua apabila tidak ditemukan tanda-tanda sakit maka perhatikan apakah anak mau memakan makanan menu lain, kalau tetap tidak mau dengan menu yang lain coba dengan menyetop pemberian susu formula terlebih dahulu, apabila masih GTM maka dapat dengan mengurangi minuman berkadar gula tinggi, apabila masih GTM maka dapat dengan mencoba teksture yang lebih lembut, anak kadang saat sudah GTM mereka cenderung tidak mau mencoba makanan yang diberikan, coba lakukan perjuangan ekstra agar anak dapat setidaknya mencicipi dulu makanan baru untuk mengetahui rasa atau teksture yang berbeda. Lakukan dengan membawa anak jalan-jalan sambil disuapi, atau buat anak fokus pada hal lain dan saat itu coba kita suapi. Dengan berhasil meamsukan makanan baru kemulutnya dan anak merasa suka atau cocok maka anak dapat menghetikan GTMnya dan seketika itu anak mau menerima makanan barunya.

Ketiga, apabila tidak ada tanda-tanda anak sedang sakit, apabila sudah dilakukan cara kedua dan tetap anak GTM, dapat disimpulkan kalau anak GTM disebabkan oleh tekanan. Perbaiki emosi kita, salurkan energi positif dengan mengajak interaksi anak dengan hati tenang dan kasih sayang, mood bunda menyusui juga akan berpengaruh terhadap jumlah ASI sehingga apabila bunda sedang merasa ada masalah maka salurkan untuk di ceritakan atau di redakan dengan berfikir lebih tenang. Berdoalah kepada Tuhan agar diberi kekuatan hati yang tenang dan mintalah agar GTM anak segera berakhir. Libatkan aura positif di diri ayah bunda dan anak agar anak dapat merasakan rasa aman dan dapat makan dengan lahap kembali.

 

Teruslah berusaha, kami yakin ayah dan bunda adalah orangtua hebat yang dapat mengatasi GTM anak dengan sabar dan tekun.

0 Komentar
Silakan login untuk memberikan komentar
Artikel Terkait
Kenali Tanda Anak Sehat dan Bahagia

Anak sehat dan bahagia ada tanda-tandanya lo, yuk kita...


Bukan hanya Ayah Bunda saja yang harus Sabar, Anak juga harus dilatih Sabar

Kesabaran tidak terbentuk begitu saja pada seorang anak...


Pemicu Anak Jadi Pembully, Ayah Bunda Wajib Tahu!

Berita tentang perundungan anak sering kita dengar. Meski...


Cara mengatasi Anak Pemarah

Anak mudah marah atau suka marah-marah harus segera...