Melerai tapi tak Adil
Hal yang sering dijumpai adalah menyuruh kaka mengalah saat berebut mainan dengan sang adik. Atau membela anak sendiri saat sedang berebut dengan temannya. Perselisihan yang sering terjadi pada anak usia balita adalah berebut mainan. Namun apakah kita bisa melerai tanpa berat sebelah? apa dampaknya apabila kira melerai tapi ngga adil?
Saat kita menyuruh kaka mengalah dengan adik padahal kaka yang benar dengan alasan kasihan adik, adik kan lebih kecil, adik kan lebih lemah, maka ada kemungkinan kalau sang kaka akan merasa orang tuanya pilih kasih, kaka akan terpaksa mengalah dan akan mendapatkan perasaan sedih apabila orang tua lebih sayang dengan adik. Hal ini dapat membuat kaka akan sedikit tidak respek dengan orang tuanya. Saat diminta untuk belajar kaka akan tidak semangat menjalankan perintah orang tuanya karena merasa di nomor duakan. Sebenarnya sang adik juga merugi, adik tidak akan belajar untuk merasa bersalah atas kesalahannya, tambah parah lagi kalau sang adik memanfaatkan posisinya untuk berpura-pura tak berdaya agar di bela padahal sebenarnya adik mengetahui dirinya yang salah. Giamana caranya ya biar bisa adil dan tepat saat melerai?
Apabila tadi adalah perselisihan anatara adik dan kaka, sekarang saya coba angkat perselisihan antara anak kita dan temannya. Tentu saja orang tua akan membela anaknya walau kadang anak kita yang posisinya salah. Saya mengamati saat ada perselisihan antara anak saya dan temannya misal berebut mainan di tempat fasilitas umum seperti playground, kemudian saya bujuk temannya untuk mengalah, rasanya sungguh tidak nyaman, ada perasaan bersalah kepada teman anak saya, namun saat saya melakukan hal sebaliknya dengan menasihati anak saya agar mengalah, ada perasaan sedih dan marah yang dirasakan anak saya. Kita sebagai orang tua harus bisa mencari cara agar dapat menyelesaikan perselisihan anak dengan adil. Hehe, mungkin dari pembaca ada yang ingin share bagaimana mengatasi hal-hal seperti yang saya tulis di atas? :)
Artikel Terkait
Jangan cuma Sibuk Mendidik dan Merawat Anak, Cobalah untuk sejenak berubah menjadi anak.
Jadi Orang Tua Itu Seru, Tapi Pernah Nggak Sih Kita Tanya...
Luka yang Tak Terlihat
Dampak Marahnya Orang Tua pada Anak: Luka yang Tak Terlih...
Saya Tidak Sadar, Saya Menghalangi Kreativitas Anak Saya
Sampai kapan kita akan memperlakukan anak sebagai makhluk...
Tidak Konsisten dalam Memberikan Contoh
Banyak sekali orang tua yang tidak sadar apabila dirinya...
Anak menangis, salahnya benda-benda disekitar
Sebagai orang tua kita tidak ingin kalau anak kita menang...
0 Komentar