Empat Hal Sangat Penting untuk Pertumbuhan Otak Anak
Usia 0 sampai 5 tahun adalah MASA EMAS untuk perkembangan otak anak. Meurut Frederic Profesor Psikologi Parenting ada 4 (empat) hal yang perlu dilakukan seorang anak agar perkembangan otak nya maksimal.
Otak anak saat lahir besarnya 25% otak orang dewasa, pada usi 6 tahun sudah mencapai 95%. Orang tua yang melewatkan masa petumbuhan otak anak ini akan berdampak pada kecerdasan anak di saat beranjak dewasa. Empat hal apa yang harus dilakukan orang tua agar perkembangan otaknya dapat tumbuh secara maksimal?
1. Berbicaralah lebih banyak dengan anak.
Saat orang tua mengajak anaknya lebih banyak berbicara walau sang anak baru lahir, ada banyak hal yang akan di serap anak seperti suara kosakata, ekspresi, tindakan/gerakan menjadi satu kesatuan stimulasi sensorik multidimensi. Hal ini akan meningkatkan koneksi antar neuron pada otak anak dan anak akan semakin pintar.
2. Jangan biarkan anak menonton TV/HP
Khususnya untuk bayi sebelum 2 tahun, isi video pada layar TV/Youtube beralih dengan sangat cepat serta suara percakapan di barengi dengan music, ini akan menghancurkan kosentrasi anak-anak yang masih sangat rapuh. Kosentrasi adalah dasar dari kemampuan belajar anak. Apabila anak menonton TV/Youtube maka anak tidak dapat berlatih fokus dan kosentrasi yang menyebabkan anak tidak dapat belajar bicara, bertinteraksi, menggunakan mainan dengan fokus, dan masih banyak hal lainnya yang akan terpengaruh karena menonton TV/Youtube.
3. Ajak anak anda bermain lebih banyak
Ajaklah anak-anak lebih banyak berhubungan dengan lingkungan luar yang berbeda. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan IQ dan menajemen emosi anak. Lingkungan berbeda seperti taman bermain, pendidikan usia dini, rumah saudara dan teman-temannya, lingkungan sosial seperti pasar, tempat ibadah, lingkungan alam mendaki gunung, bermain di pantai, sungai, sawah dll. Semakin banyak lingkungan yang dikenalkan kepada anak maka akan semakin banyak informasi yang yang diserap oleh anak, sebakin banyak interaksi dengan orang lain, dan semakin menjadikan otak anak lebih berfikir kritis untuk macam-macam kondisi.
4. Tidak berteriak kepada anak
Teriakan orang dewasa kepada anak membuat anak merasa cemas, sedih, rasa bersalah, tidak pecaya diri, dan semua jenis emosi negatif. Emosi negatif akan mengeluarkan tekanan yang berbahaya untuk anak. Hal ini menyebabkan koneksi saraf antara sel-sel otak terputus. Penelitian menunjukan anak yang sering sedih/menangis cenderung memiliki kecerdasan tidak terlalu tinggi. Sehingga menjadi orangtua harus bijaksana saat menghadapi kesalahan/tindakan anak yang membuat kita emosi. Jangan sampai kita berteriak atau bahkan memukul anak untuk memberikan hukuman pada anak.
Empat hal di atas sebenarnya simple untuk dilakukan namun sangat efektif untuk meningkatkan perkembangan otak pada MASA EMAS tumbuh kembang anak. Perlu kerjasama suami istri untuk dapat menjalankan empat hal di atas. Konsisten dan sungguh-sungguh demi proses mempersiapakan masa depan anak sedari dini.
Artikel Terkait
Bukan Tega tapi Tegas
Anak usia 1-5 tahun sedang aktif-aktifnya untuk mengemban...
Pilih mana, Pengalaman atau Beli Maianan?
Saat Ali menginjak usia 2 tahun, pertumbuhan dalam memaha...
Tertawa dan Bergembira bersama Anak
Rasa cemas, takut, marah, sedih kerap membuat anak menjad...
Ketika Ayah kurang berperan dalam mendidik anak
Sosok Ayah dan Ibu memiliki peran yang berbeda-beda dalam...
0 Komentar