Merawat Anak Pertama Minim Pengalaman Sebelumnya
Sahabat Momong, saya ingin sedikit bercerita tentang serba serbi saya mengasuh anak pertama yang sebelumnya saya tidak pernah sama sekali berhadapan langsung dengan aktivitas mengurus bayi. Ada banyak sekali hal yang saya alami dan butuh penyesuaian saat saya membesarkan anak pertama saya. Poin-poin seperti memandikan anak yang baru lahir, berjuang menidurkan anak saat demam dan pilek, menghadapi anak susah makan, dan masih banyak hal baru yang saya hadapi untuk anak pertama saya.
Memandikan anak yang baru lahir, secara naluriah seorang ibu akan bisa mengurus anaknya, namun seberapa cepat kita belajar dan bisa menghandelnya. Saya mengalami kendala saat belajar memandikan anak saya yang baru lahir. Kendala yang saya hadapai adalah dimana saya membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pemulihan paska melahirkan. Bekas jahitan paska melahirkan membuat saya susah beraktivitas bahkan untuk jalan dan duduk saya masih mengalami kesulitas sampai 7 hari setelah melahirkan, selanjutnya jahitan tersebut lepas dan terjadi pendarahan sehingga saya harus kembali opname di rumah sakit. Sekitar 2 minggu setelah melahirkan saya baru dapat mulai belajar untuk memandikan anak saya, butuh ketelitian untuk dapat memandikan anak dengan kondisi bersih tanpa membuat anak cidera. Awal mula masih sangat sulit memegang bayi sambil mengusap sabun serta mengguyur tubuh bayi yang usianya masih baru 2 minggu, saya melakukannya dengan di dampingi oleh mba Ru yang selalu memandian anak saya saat saya masih dalam pemulihan. Setelah beberapa kali mencoba akhirnya saya bisa memandikan anak saya sendiri.
Poin selanjutnya tentang menghadapi anak yang demam, batuk dan pilek. Anak cenderung rewel dan susah tidur, setelah kita bawa kedokter masalah tidak langsung selesai, memberikan obat juga menjadi tantangan untuk anak yang belum berusia 6 bulan. Setelah berhasil memberikan obat ternyata masih ada hal yang harus kita pelajari yaitu bagaimana membuat anak nyaman agar mau tidur setelah meminum obat. Setiap kondisi anak pasti berbeda-beda, ada yang harus di gendong baru berhenti menangis dan mau tidur, ada yang di taruh di ayunan sambil di lantunkan pengantar tidur, ada juga yang harus digendong namun harus dengan jalan jalan baru bayi mau diam dari rewelnya serta mau tidur.
Poin selanjutnya adalah berjuang untuk menyuapi anak yang sedang tidak mau makan, biasanya ada istilah GTM atau gerakan tutup mulut. Hal ini membuat setiap orangtua harus berfikir keras bagaimana agar anaknya mau makan. Ada yang dengan gonta-ganti menu baru berhasil, ada yang menyuapi sambil screen time agar anak fokusnya teralihkan, ada juga yang dengan menyuapin anak sambil di bawa jalan keluar rumah dan lain sebagainya.
Tentunya masih banyak hal yang lain berkaitan dengan kondisi baru setelah melahirkan anak pertama dan mau ngga mau kita sebagai orang tua baru juga harus belajar terus tanpa henti agar dapat menjaga dan merawat anak kita dengan maksimal.
0 Komentar