Bejuang Tanpa Henti
Saya ingin cerita tentang Bapak Ojol yang selalu pulang pukul 5 sore karna sangat kangen dengan anaknya. Kemarin sekitar pukul 10.00 pagi saya memesan ojol untuk perjalanan dari rumah ke Terminal Giwangan. Seperti biasa, basa basi seorang penumpang adalah menanyakan pertanyaan "Sudah dari jam berapa Pak narik ojol?" di jawablah oleh bapak ojol " baru tadi Bu jam 06.30 saya keluar dari rumah aktifin akun driver saya" sepontan saya tanya lagi " biasanya sampai jam berapa Pak pulang ke rumah?" dijawab "saya ontime jam 5 sore saya selesaikan orderan terakhir dan langsung pulang ke rumah".
Sang Bapak Ojol langsung bercerita tanpa saya minta, membuat saya kagum dan respect dengan perjuangannya, jadi ceritanya gini :
Bapak ojol itu sudah 9 tahun setelah menikah namun belum juga dapat momongan. Berbagai usaha dan doa selalu di perjuangkan agar segera mendapatkan keturunan. Ngumpulin uang buat pergi ke dokter cek kesehatan suami istri sudah dilakukan, berbagai macam program hamil sudah di pelajari dan di jalani bersama, berbagai tempat pengobatan tradisional juga sudah mereka datangi.
Ada cara lain yang bapak ojol ini lakukan untuk berjuang mendapatkan keturunan yaitu, selalu meminta nasihat kepada penumpang ojol yang dia bawa bagaimana agar dia bersama istrinya segera mendapatkan keturunan. Ada ratusan nasihat yang dia sudah terima oleh penumpang ojol, setiap mendapat nasihat dia selalu mengkomunikasikan dengan istrinya, saat mereka berdua sanggup menjalankan nasehat yang mereka terima maka mereka akan menjalankannya. Mulai dari nasehat untuk pijat ketempat khusus, berpuasa sunah, menghindari asap rokok, menambah intensitas hubungan intim, sampai yang mereka tidak mampu menjalankannya seperti melaksanakan umrah dan mengikuti program bayi tabung. Setiap nasehat yang bisa/mampu dikerjakan oleh mereka pasti mereka istiqamah untuk menjalankannya, dikarenakan antara bapak ojol dan istrinya memang sudah sangat menginginkan memiliki keturunan dari darah mereka sendiri. Sembilan tahun lamanya mereka berjuang, tiba di sebuah nasehat yang di berikan oleh salah satu penumpang ojol yang dia bawa, nasihat ini baru dia dengar, bapak ojol ini di beri nasehat untuk rutin Sedekah Subuh, nominalnya tidak perlu banyak tapi konsisten setiap hari, boleh 500 rupiah, 1000, 2000, semampunya. Akhirnya setelah bapak ojol ini sudah mengkomunikasikan ke istrinya dan istrinya setuju, mereka berdua memulai untuk menjalankan sedekah subuh secara rutin, setelah 1 bulan mereka berusaha menjalankan nasihat sedekah subuh akhirnya istri dari bapak ojol ini dinyatakan positif hamil. Menurut dia setelah menjalankan sedekah subuh badannya menjadi lebih segar karena mau ngga mau sang bapak harus bangun pagi dan berjuang sholat jamaah di masjid, sedekah subuh yang dia lakukan seperti berinfak di kotak amal masjid maupun memberikan makanan hangat kepada pedagang yang hendak ke pasar di waktu subuh. Alhamdulillah ternyata perjuangan itu membuahkan hasil. 9 tahun penantian akhirnya mereka diberi kepercayaan dari Sang Pencipta untuk mengasuh seorang anak dari darah daging mereka sendiri.
Hehe sambung ke obrolan pertama kenapa bapak ojol selalu ontime mengakhiri orderan terakhir di jam 5 sore karena dia ingin sekali bertemu dengan anak perempuannya yang saat saya sedang diantar ke terminal Giwangan usia anaknya sudah menginjak usia 2 tahun. Sampai sekarang sang Bapak ojol masih istiqamah sedekah subuh sebagai rasa syukurnya, dan ending dari obrolan saya dengan bapak ojol setelah saya sudah sampai tujuan adalah sang bapak minta di doakan istrinya karena sedang hamil anak yang kedua :)
Artikel Terkait
Cara Mendapatkan Keturunan
Kehamilan adalah hadiah dan anugerah indah setiap perempu...
1 Komentar
Terimakasih untuk artikelnya, semoga yang belum diberi keturunan bisa segera mendapatkan buah hati, aamiin